Selamatdatang.png
alamatkantor1.png
alamatkantor1.png
alamatkantor1.png
alamatkantor1.png
alamatkantor1.png
DUKUNGKAMIDALAMPELAKSANAAN.png
previous arrow
next arrow

Aplikasi Terintegrasi Online Pengadilan Agama Pangkajene

Pangkajene dan Kepulauan, Rabu, 13 Mei  2026, Pukul 10.05  Wita — Pengadilan Agama Pengadilan Agama Pangkajene turut berpartisipasi dalam kegiatan Peningkatan Kesadaran dan Ketangguhan Mental (Mental Health Awareness) bagi aparatur di lingkungan Peradilan Agama yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung RI secara daring melalui Zoom Meeting.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh satuan kerja Peradilan Agama se-Indonesia,  Pengadilan Tinggi Agama, serta Pengadilan Agama tingkat pertama di seluruh Indonesia. Dari Pengadilan Agama Pangkajene, kegiatan ini diikuti langsung oleh Ketua Pengadilan Agama Pangkajene, Dr. Wildana Arsyad, S.H.I., M.H.I., beserta jajaran aparatur Pengadilan Agama Pangkajene.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung RI,  YM. Drs. H. Muchlis, S.H., M.H. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya menjaga kesehatan mental serta membangun ketangguhan psikologis bagi aparatur peradilan dalam menghadapi tuntutan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.

Beliau juga menegaskan bahwa hal tersebut merupakan tanggung jawab konstitusional bagi setiap aparatur peradilan, sehingga profesionalisme, integritas, dan kesiapan mental harus senantiasa dijaga dalam menjalankan amanah pelayanan kepada para pencari keadilan.

Pada sesi pembuka materi, Prof. (H.C.) Dr. (H.C.) Ary Ginanjar Agustian menyampaikan pengalaman inspiratif mengenai penerapan afirmasi dan visualisasi dalam pengembangan diri. Sejak awal, beliau menanamkan tujuan besar melalui afirmasi positif, mulai dari cita-cita menjadi doktor dan profesor hingga impian membangun masjid di atas gedung. Dengan keyakinan, konsistensi, serta penguatan nilai spiritual dan ilmu pengetahuan, tujuan tersebut akhirnya dapat diwujudkan.

Dalam pemaparannya, ia juga menyampaikan bahwa kekuatan terbesar manusia berasal dari energi positif yang lahir dari keyakinan, pikiran, hati, dan nilai spiritual. Energi tersebut diyakini mampu membentuk karakter, memengaruhi tindakan, serta membantu mewujudkan tujuan hidup melalui ikhtiar, konsistensi, dan doa. Menurutnya, potensi diri akan berkembang optimal apabila seseorang mampu mengenali dirinya, memahami tujuan hidup, dan memperkuat hubungan spiritual kepada Allah SWT.

Melalui kegiatan ini, diharapkan aparatur Pengadilan Agama Pangkajene khususnya, serta seluruh aparatur Peradilan Agama se-Indonesia pada umumnya, dapat semakin memperkuat ketangguhan mental, meningkatkan profesionalisme, serta menjaga integritas dalam menjalankan tugas di tengah dinamika dan kompleksitas peradilan yang terus berkembang.

Feed not found.

Video Zona Integritas

Indeks Kepuasaan Masyarakat (IKM) dan Indeks Persepsi Anti Korupsi (IPAK)

Instagram Pengadilan Agama Pangkajene